Fragmentosis n. /ˌfræɡ.mɛnˈtoʊ.sɪs/ Sebuah kondisi kognitif fiktif yang ditandai dengan interaksi kompulsif dengan fragmen pikiran, citra, dan kebisingan digital yang kacau dari roh kolektif manusia dan non-manusia.

Login untuk menambahkan item ini ke wishlist-mu, mengikutinya, atau mengabaikannya

Bhs. Indonesia tidak didukung

Produk ini tidak didukung dalam bahasamu. Silakan tinjau daftar bahasa yang didukung di bawah ini sebelum melakukan pembelian.

Game ini belum tersedia di Steam

Segera Hadir

Tertarik?
Tambahkan ke wishlist dan dapatkan pemberitahuan saat tersedia.
Tambahkan ke wishlist-mu
 

Tentang Game Ini

Fragmentosis n. /ˌfræɡ.mɛnˈtoʊ.sɪs/

1. Sebuah kondisi kognitif fiktif yang ditandai dengan interaksi kompulsif dengan fragmen pikiran, citra, dan kebisingan digital yang kacau dari roh kolektif manusia dan non-manusia.

Gejala: mengklik secara spontan, tawa yang tak terkendali, kebingungan emosional, dan dorongan terus-menerus untuk "menghubungkan satu hal lagi."

Asal: dari fragmentum (Latin: “potongan yang rusak”) + -osis (Yunani: “kondisi atau proses”).

2. Sebuah video game action-roguelite surealis di mana pemain memanipulasi fragmen jiwa manusia yang terputus-putus di dalam kolase digital yang hidup.

Pemain menggunakan berbagai alat dan kartu koleksi untuk menghubungkan, memotong, menyetrum, dan mengevolusikan objek aneh seperti keripik tortilla, kucing laser, telur cemas, dan puing-puing emosional lainnya.

Gameplay memicu keadaan yang berganti-ganti antara kekaguman, kekacauan, dan refleksi diri ringan.

3. bahasa gaul. Keadaan pikiran yang tak tertahankan yang dialami setelah terpapar seni interaktif yang tidak masuk akal dalam waktu lama.

Penggunaan: “Dia terkena Fragmentosis parah; tidak mau berhenti mengklik fragmen telepon yang menangis itu.”

Pengobatan: Tidak ada yang diketahui. Hidrasi dan berbagi secara sosial sangat disarankan.

KOLASE? Kolase Apa?

Sebuah karya seni rakitan yang terbuat dari apa pun yang bisa Anda rekatkan: foto, kertas, mimpi, tortilla, kucing dengan laser. Sebuah teater emosi dan makna yang agung, ditangkap lalu hilang kembali. Itulah Fragmentosis. Bedanya, kolase ini hidup, interaktif, dan sangat bingung tentang dirinya sendiri.

Fragmen muncul. Anda mencoleknya. Mereka bereaksi. Mereka berevolusi. Beberapa meledak. Beberapa mengeong. Beberapa membisikkan hal-hal yang tidak akan pernah Anda lupakan. Gabungkan alat, kumpulkan kartu, dan temukan aturan yang mungkin seharusnya tidak ada.

Ini sebagian roguelite, sebagian clicker, sebagian kedipan kesadaran, sebagian pembuat meme, sebagian teriakan minta tolong: sebuah eksperimen dalam emosi manusia yang menyamar sebagai arkade yang mempermainkan alam semesta.

Tingkatkan alat, slot kartu, atau hubungkan saja omong kosong acak sampai layar Anda terlihat seperti Jackson Pollock psikiatris. Apa pun pilihannya, Anda akan berakhir tertawa, panik, atau naik ke tingkat kesadaran baru.

Anda akan diprofilkan. Anda akan mengetahui misalnya berapa banyak burung yang telah Anda lahap dalam mimpi Anda. Apa artinya ini tergantung pada IQ, EQ, GQ, serta kadar hormon Anda, jika Anda memilikinya.

FAQ

Apa genre game ini?

Apa saja, tapi bukan satu dan bukan semua. Tapi yang paling utama dari semuanya. Oke, oke... ini adalah clicker psikosis deck-building roguelite yang panik, sebuah kapasitor ninja mental. Senang sekarang? Atau Anda tidak ingin bahagia? Lalu Anda ingin jadi apa? Apa yang Anda lakukan di sini? Apa yang kita, manusia, lakukan di sini?

Apakah saya akan tercerahkan setelah ini?

Anda pasti tidak akan sama lagi. Game ini mungkin bukan untuk orang yang penakut. Atau untuk orang yang suka bermain dengan gamepad. Karena game ini tidak mendukungnya. Sejelas hal-hal jelas lainnya.

Apakah ini bentuk terapi?

Tampaknya 3 dari 10 orang fiktif mengatakan mereka trauma karenanya. Suara mereka bergema di pikiran pengembang.

TERIMA KASIH

Game ini terwujud berkat Phineas Gage, Srinivasa Ramanujan, John von Neumann, Gabe Newell, Georg Cantor, Salvador Dalí, David Lynch, Felix the Cat, Lassie, Salad Fingers, serta Unfairy milik Neebota sendiri. Juga, Anda. Terutama Anda.

Jadi, Anda masih membaca, ya? Ini adalah upaya untuk mengekspresikan kolektif manusia. Jadi itu berarti game ini ditakdirkan untuk gagal. Tidak, tidak... ditakdirkan untuk terfragmentasi. Itu tadi dialognya. Hanya saja tidak ada dialog. Selain garis yang Anda hubungkan... dengan konsep? Oh, hentikanlah, ya?! Tolong berhenti memikirkannya!!!

Persyaratan Sistem

    Minimum:
    • OS: 10
    • Prosesor: i5
    • Memori: 4 GB RAM
    • Grafis: 950
    • Penyimpanan: 4 GB ruang tersedia
    • Kartu suara: Integrated
Tidak ada ulasan untuk produk ini

Kamu bisa menulis ulasanmu tentang produk ini untuk membagikan pengalamanmu dengan komunitas. Gunakan area di atas tombol pembelian di halaman ini untuk menulis ulasanmu.